Gunung Kelud Makin Lengkap aja


flyingfox1 Gunung Kelud Makin Lengkap aja

Pengunjung kawasan wisata Gunung Kelud yang terletak di wilayah Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri makin dimanjakan dengan berbagai alternatif sasaran dan permainan wisata. Jika sebelum gunung Kelud meletus, pengunjung disuguhi panorama kawah di puncak kepundan dengan air yang berwarna hijau, setelah letusan pada akhir 2007 lalu, pengunjung dibuat terpana dengan munculnya anak gunung Kelud dengan asap putih yang mengepul diseputar “gunung anakan” yang berbentuk kubah lava itu. Belum lagi dengan fenomena mysterious road yang juga membikin pengunjung penasaran.

flyingfox Gunung Kelud Makin Lengkap aja

Kali ini Pemerintah Kabupaten Kediri melalui kantor Pariwisata dan Seni Budaya (Parsenibud) kembali menambah permainan di kawasan wisata yang menjadi icon wisata Kabupaten Kediri yaitu Gantungan Luncur atau dalam istilah outbond sering disebut Flying Fox. Tidak itu saja, dalam waktu dekat juga akan ditambah dengan permainan wisata berupa penyediaan kendaraan All Train Vehicle (ATV) dengan jalur tertentu. ATV ini adalah jenis kendaraan dengan kemudi seperti sepeda motor tetapi memiliki roda empat dirancang sebagai kendaraan offroad. Dua permainan terakhir adalah permainan yang bernuansa petualangan. Cocok dengan kawasan wisata gunung Kelud yang memang memiliki bentang alam cukup menantang.
Menurut Kepala Kantor Parsenibud Drs. Mudjianto melalui Kabag Humas dan Protokol Drs. Sigit Rahardjo, Msi bahwa dalam permainan flying fox ini sudah dilengkapi dengan perangkat pengaman untuk keselamatan pengunjung yang mencobanya.

“Untuk mencoba flying fox, pengunjung tidak perlu kuatir, karena permainan tersebut sudah dilengkapi perangkat pengaman untuk keselamatan”, jelas Sigit Rahardjo dalam suatu kesempatan.

Untuk menikmati flying fox dengan jalur bentang sepanjang 100 meter ini pengunjung dikenakan tarif Rp. 10.000,- sekali luncur termasuk diantar kembali ke tempat luncur awal dengan dibonceng sepeda motor.

“Kalau masalah ATV, saat ini kendaraannya masih pesan dan petugas masih mencarikan jalur yang aman untuk berkendara”, tambah Sigit Rahardjo.

Sementara itu ketika penulis mengunjungi kawasan wisata gunung Kelud pada Minggu (26/10) lalu, tampak pengunjung dari luar daerah dengan kendaraan biro wisata memadati areal parkir. Umumnya mereka berkunjung secara rombongan menggunakan kendaraan Isuzu Elf layanan transportasi dari biro wisata.

Koh Jiang (52), seorang wisatawan keturunan Tionghwa dari Jakarta mengatakan bahwa kunjungannya bersama rombongan ke gunung Kelud karena penasaran oleh pemberitaan tentang fenomena munculnya kubah lava usai letusan lalu.

“Saya beserta keluarga dan kawan-kawan dari Jakarta tertarik ingin melihat kubah lava di gunung Kelud. Dulu pernah kesini tapi saat itu yang ada masih berupa danau berwarna hijau. Sekarang ganti muncul anak gunung Kelud. Tapi panoramanya tetap indah”, aku Koh Jiang yang dalam kunjungannya ke gunung Kelud ini menggunakan biro wisata Jakarta.

Tentang ramainya pengunjung di kawasan wisata gunung Kelud ini juga dibenarkan oleh Sutomo (50) petugas parkir yang biasa mengatur kendaraan penempatan kendaraan. Menurutnya pada hari Sabtu dan Minggu, areal parkir selalu penuh oleh kendaraan roda dua dan roda empat. Kendaraan terbesar yang pernah naik adalah jenis mini bus, tetapi yang banyak untuk kendaraan roda empat adalah Isuzu Elf dari berbagai biro wisata. “Sejak Lebaran kemarin gunung Kelud pada Sabtu dan Minggu selalu ramai. Kalau ramai areal parkir ini bisa penuh. Jadi harus diatur penempatannya”, jelas Sutomo didampingi Yudi (35) petugas permainan flying fox.

Gelar Ritual Sesaji

Pada hari Minggu pagi tanggal 9 Nopember 2008 nanti, di kawasan wisata gunung Kelud kembali digelar Ritual Sesaji sebagaimana yang biasa dilaksanakan setiap tahunnya. Upacara adat berbentuk Ritual sesaji ini merupakan agenda budaya tahunan yang diikuti masyarakat sekitar gunung Kelud.

“Adat Ritual Sesaji yang diselenggarakan setiap tahun ini, juga menampilkan pertunjukan kesenian tradisional dan budaya serta pagelaran musik”, jelas Kabag Humas dan Protokol Drs. Sigit Rahardjo, MSi.

Upacara adat Ritual Sesaji ini sebelumnya diistilahkan Larung Sesaji. Tetapi karena fenomena danau di puncak kepundan berubah dengan munculnya anak gunung Kelud, maka selanjutnya upacara adat ini menggunakan nama Ritual Sesaji.

sumber: kediri.go.id
* sayang kok pake sesaji ya icon sad Gunung Kelud Makin Lengkap aja

Friday, November 7, 2008 by Coliq

Coliq

Web Designer/programmer/developer aseli Kediri. Suka utak-atik aplikasi/script open source, wordpress, joomla, dkk.. Founder dari wongkediri.com

Blog · FB · Twitter · Plurk


16 Comments for this post

sino says:
December 5, 2008 at 11:42

wew,jadi pengen ke kelud nich

ELLA says:
February 6, 2010 at 7:05

ADUHH,,,, PENGENYA JALAN-JALAN KAYAK DULU LG

bida says:
February 27, 2010 at 6:56

klo yg sekarng gmn????kan itu uda 2008…..mang sekrang uda bisa di kunjungi lagi ga???abis kata na dulu mau meletus…

March 1, 2010 at 10:39

INsyaAllah bisa aj. cuma untuk mendekati anak gunung kelud ga bisa, karena d pagar. berbahaya, batunya panas

leny says:
March 27, 2010 at 8:07

pernah pisan sampe kan deso babatan tapi malah kesasar dadi g nyampe kelud deh………

noki says:
April 8, 2010 at 11:40

bantu aku, hotel strategis bs jangkau mana2 unt lbran juni krn si bungsu mo homestay kampong bahasa pare 2mngg….please

coliq says:
April 8, 2010 at 2:54

@Noki: hotel di pare Mas? di Kediri sih banyak :D , Kediri Pare ya lumayan.
Kalau d pare ada hotel d sekitar masjid agung.

[...] ada pertanyaan dari pengunjung wongkediri.net Mas Noki.. saya coba cari di google tentang hotel di kediri atau di [...]

dedy says:
July 8, 2010 at 10:22

bangga ma kota kelahirankuu moga tambah suguihhh aeee nd makmur rakyateeee

CoLiq says:
July 9, 2010 at 6:53

@Dedy: sing sugih mundak sugih.. sing mlarat?

Andrian says:
August 5, 2010 at 11:18

wuikkk tambah sipp ae rek gunung kelud iku , bisa outbond juga yach disana ??? wah perlu dicoba nehhh ….sudah ada EO nya blom yach , info outbond yg deket juga dengan gunung kelud please klik http ://www.tigoadventure.co.cc …. matur nuwun NDA !!!!!!

Andrian says:
August 5, 2010 at 11:20

wuikkk tambah sipp ae rek gunung kelud iku , bisa outbond juga yach disana ??? wah perlu dicoba nehhh ….sudah ada EO nya blom yach , info outbond yg deket juga dengan gunung kelud please klik http://www.tigoadventure.co.cc matur nuwun NDA !!!!!!

siswoyo says:
October 23, 2010 at 7:27

aku jadi teringat waktu aku jalan jalan ma orang yang sangat aku…………………………teruama waktu diterowongan………..

November 11, 2010 at 4:58

panitia dari climbing nih…..
ayuk semua warga kediri ramaikan festival di kelud……

pidpid07 says:
November 26, 2010 at 12:42

rumah lumayan deket tapi gak pernah ke sana..
terakhir 3 tahun lalu..
#parah

lynn says:
June 17, 2012 at 2:12

ai will traii it :D

Leave a comment

Name (required)Comment
E-mail (required)
Website

pencarian dari search engine: radio fm kediri - stadion Kediri - ciri khas kota kediri - kediri lucu - tempat arung jeram di kediri - bakso pedas kediri - foto raja kediri - tradisi di kediri - peta menuju simpang lima kediri - acara 1suro di kediri gambarnya - kos bebas area kediri dekat UNP - resep tumpang kental - gunung kelud lewat gurah kediri - nganjuk tempo doeloe - K Hasanoff besari - nganjuk tempo doeloe - nganjuk tempo doeloe - nganjuk tempo doeloe - nganjuk tempo doeloe - S1 kebidanan dan keperawatan terbaik di jawa - orang kuno ngentot - no hp kimcil kediri jatim - foto gunung kelud meletus 2014 - pabrik genteng kediri - kampus di kediri jawa timur -



css.php